Remo Jombangan


Tarian Khas Jombang “TARI REMO JOMBANGAN”

Assalamualaikum Wr. Wb.
HALLO GUYSSSSSSSS!!!!!
Ini adalah postingan pertamaku di halaman blog.pertama perkenalkan dulu ya, namaku Atha Widya Hapsari, saya adalah mahasiswi Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum Jombang Jawa Timur.saya saat ini sudah menginjak di semester 3 di Fakultas Ilmu Kesehatan Program studi S1 Keperawatan. Langsung saja ya, disini saya akan membahas tentang tarian khas Jombang yaitu TARI REMO JOMBANGAN dan sedikit pengalaman pribadi saya.

Tari remo berasal dari Jombang,Jawa Timur. Tarian ini awalnya digunakan sebagai pembuka dalam pertunjukkan ludruk, namun pada perkembangannya tarian ini ditarikan secara terpisah dan digunakan sebagai sambutan tamu kenegaraan maupun festival kesenian daerah. Akan tetapi dalam perkembangannya tarian ini menjadi lebih sering ditarikan oleh perempuan, sehingga muncul gaya tarian yang lain, Remo Putri atau Tari Remo gaya perempuan. Sebenarnya ada 2  macam tari remo yaitu, Tari Remo Boletan dan Tari Remo Jombangan. Namun pada halaman blog kali ini, saya membahas tentang Tari Remo Jombangan saja.

 
Ini adalah foto saya waktu mengikuti suatu acara. Disini saya menyambut para tamu undangan. Saya dari kecil memang hobi menari. Awalnya saya diajari oleh ibu saya, karena dari keluarga saya menyukai seni terutama seni tari dan music. Dan kakek saya dahulu juga mempunyai suatu kelompok seni music yaitu “campursari”, jadi hobi ini memang turun temurun dari kakek saya hehehe. Kemudian waktu SMP saya mengikuti latihan di sanggar dekat rumah nenek saya. Setelah lama mengikuti latihan ternyata saya diajak untuk melatih adik-adik sanggar latihan tari remo (jadi guru guys ceritanya hehehe…..sombong dikit lah). Dulunya saya juga memiliki cita-cita menjadi seorang penari dan bisa mendirikan sanggar. Tapi karena saya telat mendaftarkan diri saya di sebuah kampus yang ada jurusan tari jadi saya tidak bisa sekolah tari (nyesek juga yaa huhuhu,soalnya ini cita-cita saya dari kecil guys).meskipun begitu saya tidak pernah putus asa, saya tetap berusaha bagaimana saya bisa jadi seorang seniman/penari professional. Dan meskipun saya sekarang kuliah di program studi keperawatan, saya tetap bisa mengikuti berbagai kontes tari. Dan terakhir pesan dari saya “jangan pernah patah semangat untuk apa yang kalian inginkan di masa depan, mungkin saat ini keberuntungan belum ada ditangan kalian, tapi percayalah suatu saat nanti kalian bisa membuktikannya.”

Mungkin cukup sampai disini dulu mengenai cerita pengalaman saya atau sedikit informasi tentang tarian khas Jombang. Semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi buat kalian semua ya teman-teman aamiin…..
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

reog ponorogo

busana tari remo jombangan

sejarah giri sholawat